Ringkasan: fitur website notaris yang tepat bersifat informatif, bukan promosi agresif. Situs membantu klien menyiapkan dokumen, memahami alur, dan menemukan kantor, sambil tetap menghormati batasan Kode Etik Ikatan Notaris Indonesia.
Daftar Isi
Jabatan notaris diatur oleh Undang-Undang Jabatan Notaris dan kode etik yang membatasi cara notaris memperkenalkan diri ke publik, termasuk larangan iklan yang bersifat promosi dan perang tarif. Karena itu fitur website notaris berbeda dari situs usaha biasa: tidak ada klaim “termurah”, tidak ada diskon, dan tidak ada janji hasil. Yang ada adalah informasi yang rapi dan memudahkan klien. Konsultasikan detail konten dengan pengurus organisasi jika ragu.

Fitur website notaris yang paling membantu klien
Daftar layanan akta dan PPAT
Kelompokkan layanan: pendirian badan usaha (PT, CV, yayasan, perkumpulan), perubahan anggaran dasar, perjanjian (sewa, kredit, kerja sama), waris dan wasiat, serta layanan PPAT seperti akta jual beli, hibah, dan APHT. Jelaskan secara singkat fungsi tiap akta dengan bahasa awam.
Checklist dokumen per layanan
Ini fitur yang paling menghemat waktu. Contoh untuk akta jual beli tanah: sertifikat asli, PBB lima tahun terakhir, KTP dan KK penjual dan pembeli, surat persetujuan pasangan, NPWP, dan bukti pembayaran pajak terkait. Klien datang dengan berkas lengkap, kantor tidak perlu menjadwalkan ulang.
Alur dan perkiraan waktu
Tahapan dari konsultasi, pemeriksaan dokumen, pengecekan sertifikat di kantor pertanahan, penandatanganan, sampai salinan akta diterima. Cantumkan bahwa waktu bisa berbeda tergantung instansi terkait.
Informasi kantor yang wajib jelas
- Nama notaris dan gelar, nomor SK pengangkatan, serta wilayah jabatan.
- Alamat kantor yang sesuai dengan tempat kedudukan.
- Jam layanan dan kebijakan janji temu.
- Peta dan petunjuk parkir.
- Data terstruktur Notary untuk alamat dan jam layanan.

Lagi cari jasa pembuatan website Notaris? Tim Bikinwebsite.co bantu dari desain sampai website siap online.
Lihat paket →Privasi dan keamanan data
Formulir di situs sebaiknya hanya meminta nama, kontak, dan jenis layanan. Jangan meminta unggahan KTP atau sertifikat lewat formulir umum. Dokumen sensitif diserahkan langsung di kantor atau lewat kanal aman yang disepakati. Tampilkan kebijakan privasi yang menjelaskan cara data dikelola sesuai ketentuan perlindungan data pribadi.
Hal yang sebaiknya dihindari
- Daftar tarif yang dipromosikan untuk bersaing harga.
- Klaim seperti “tercepat” atau “termurah”.
- Testimoni yang menyebut nama klien dan transaksinya.
- Iklan berbayar yang menonjolkan nama pribadi notaris secara promotif.
Prioritas pembangunan
Mulai dari daftar layanan, checklist dokumen, dan informasi kantor. Tiga fitur website notaris ini paling banyak mengurangi telepon berulang ke staf.
Tinjau ulang konten setiap kali ada perubahan peraturan atau persyaratan instansi. Fitur website notaris yang memuat persyaratan usang justru membuat klien bolak-balik dan merepotkan kantor.
FAQ Seputar fitur website notaris
Bolehkah notaris memiliki website?
Situs yang bersifat informatif umumnya dianggap wajar selama tidak melanggar ketentuan kode etik tentang iklan dan promosi. Pastikan isinya faktual dan tidak bernada menjual.
Perlukah mencantumkan honorarium?
Sebaiknya tidak dipublikasikan sebagai daftar harga promosi. Klien bisa menanyakan langsung saat konsultasi.
Apakah perlu fitur janji temu online?
Berguna untuk mengatur antrean, cukup dengan formulir janji temu atau tombol WhatsApp ke staf kantor.
Butuh situs kantor notaris yang informatif dan rapi? Lihat jasa pembuatan website notaris. Konsultasi gratis, kami bantu susun konten yang tetap dalam koridor etika profesi.



