Ringkasan: Checklist redesign website ini membagi proyek menjadi empat tahap: persiapan dan audit, perencanaan struktur dan konten, pengembangan dan pengujian, serta peluncuran dan pemantauan. Setiap tahap memiliki poin yang wajib diperiksa agar website baru lebih baik tanpa kehilangan yang sudah berjalan.
Redesign website melibatkan banyak pihak: pemilik usaha, tim pemasaran, desainer, dan pengembang. Tanpa daftar yang jelas, ada saja hal penting yang terlewat, seperti formulir yang tidak terhubung, halaman lama yang hilang dari Google, atau akses domain yang tidak diketahui siapa pemegangnya. Checklist redesign website ini membantu kamu mengawal proyek dari perencanaan sampai setelah peluncuran.
Gunakan daftar ini sebagai lembar kerja bersama tim atau vendor, dan centang setiap poin sebelum lanjut ke tahap berikutnya.

Daftar Isi
Tahap 1: Persiapan dan Audit
- Tentukan tujuan redesign yang terukur, misalnya menaikkan jumlah chat atau mempercepat halaman
- Catat semua akses: domain, hosting, email, analitik, dan media sosial
- Ekspor daftar URL dan halaman yang paling banyak dikunjungi
- Simpan data pembanding: kunjungan, konversi, dan peringkat kata kunci utama
- Kumpulkan keluhan pelanggan dan tim tentang website lama
Tahap 2: Perencanaan Struktur dan Konten
- Susun peta halaman baru berdasarkan kebutuhan pengunjung
- Tentukan halaman lama yang dipertahankan, digabung, atau dihapus
- Buat peta pengalihan 301 dari URL lama ke URL baru
- Siapkan konten baru atau perbarui konten lama yang masih relevan
- Kumpulkan foto asli, logo terbaru, dan panduan merek
Lagi cari jasa redesign website? Tim Bikinwebsite.co bantu dari desain sampai website siap online.
Lihat paket →Tahap 3: Pengembangan dan Pengujian
- Bangun di lingkungan staging yang tidak terindeks Google
- Uji tampilan di HP, tablet, dan laptop
- Uji semua formulir, tombol WhatsApp, dan notifikasi email
- Periksa kecepatan dengan alat seperti PageSpeed Insights
- Pastikan judul SEO, deskripsi, dan teks alternatif gambar terisi
- Periksa tautan internal agar tidak ada yang rusak

Tahap 4: Peluncuran dan Pemantauan
- Buat cadangan lengkap website lama sebelum peluncuran
- Aktifkan pengalihan 301 dan uji beberapa URL lama secara acak
- Hapus pengaturan noindex dari website baru
- Kirim sitemap baru ke Google Search Console
- Pastikan kode analitik dan pelacakan konversi berjalan
- Pantau error 404 dan peringkat selama beberapa minggu
Siapa Bertanggung Jawab atas Apa?
Tuliskan penanggung jawab untuk setiap poin. Pemilik usaha biasanya bertanggung jawab atas materi dan persetujuan akhir, tim pemasaran atas konten dan data analitik, sedangkan vendor atau pengembang atas teknis, pengalihan, dan pengujian. Pembagian yang jelas mencegah saling tunggu yang membuat proyek molor.
Baca juga: Cara Mendapatkan Ulasan Google dan Membalasnya dengan Benar (2026)
Cara Memakai Checklist Redesign Website Bersama Tim
Salin checklist redesign website di atas ke spreadsheet bersama, lalu tambahkan kolom penanggung jawab, tenggat, dan status. Bahas progresnya dalam rapat singkat setiap minggu. Dengan cara ini, semua pihak melihat kemajuan proyek yang sama dan hambatan bisa diselesaikan lebih awal, sebelum mengganggu jadwal peluncuran.
Baca juga: Biaya Redesign Website 2026: Kisaran Harga dan 4 Faktor Penentunya
Kesalahan yang Sering Terjadi Tanpa Checklist
- Website baru diluncurkan dengan pengaturan noindex
- Formulir terkirim ke email lama yang tidak dipantau
- Halaman yang paling banyak mendatangkan pengunjung terhapus
- Kode pelacakan iklan tidak dipasang ulang
- Tidak ada cadangan website lama
Panduan menjaga peringkat saat proses ini ada di redesign website tanpa kehilangan SEO, dan tanda kapan redesign dibutuhkan di tanda website perlu redesign.
Ingin Redesign yang Terencana?
Di Bikinwebsite.co, jasa redesign website tersedia dalam paket Rp3.000.000, Rp5.500.000, dan Rp7.500.000. Setiap proyek mengikuti checklist redesign website yang mencakup audit, peta pengalihan, pengujian, dan pemantauan setelah peluncuran.
Simpan checklist ini dan gunakan setiap kali kamu merencanakan pembaruan besar pada website. Dengan mengikuti tahapan persiapan, desain, pengembangan, dan peluncuran secara disiplin, risiko kehilangan trafik dapat ditekan, tim bekerja lebih terarah, dan hasil redesign benar-benar membantu bisnis mendapatkan lebih banyak pelanggan, bukan sekadar tampilan baru yang lebih cantik.
FAQ Seputar Checklist Redesign Website
Berapa lama proses redesign website?
Untuk website company profile, umumnya beberapa minggu tergantung kesiapan materi dan jumlah halaman. Website besar atau toko online bisa lebih lama.
Baca juga: Landing Page Iklan: Cara Membuat Halaman Tujuan yang Menurunkan Biaya per Prospek (2026)
Apakah website lama harus dimatikan selama redesign?
Tidak. Website baru dibangun di staging, sementara website lama tetap berjalan sampai peluncuran.
Apa yang paling sering terlupa saat redesign?
Pengalihan URL lama, pengaturan noindex, dan pemasangan ulang kode pelacakan adalah tiga hal yang paling sering terlewat.
Siap memperbarui website tanpa ada yang terlewat? Lihat paket redesign website. Mulai Rp3.000.000, dikerjakan dengan checklist lengkap.



