Ringkasan: prompt membuat website yang baik memuat enam unsur: jenis usaha, penawaran, target pelanggan, keunggulan, gaya, dan tujuan halaman. Dengan enam unsur itu, draf AI jauh lebih dekat ke hasil akhir.
Daftar Isi
Kualitas draf dari AI hampir sepenuhnya ditentukan kualitas prompt. Di bawah ini rumus prompt membuat website yang bisa kamu pakai berulang kali, lengkap dengan enam template untuk jenis usaha yang paling umum. Salin, ganti bagian dalam kurung siku, lalu kirim.

Rumus prompt membuat website
- Jenis usaha dan lokasi: apa usahamu dan di mana.
- Penawaran: layanan atau produk utama, plus harga mulai dari.
- Target pelanggan: siapa mereka dan apa masalahnya.
- Keunggulan nyata: fakta yang membedakanmu.
- Gaya: warna, nuansa, dan nada bahasa.
- Tujuan halaman: tombol utama yang diinginkan.
6 template siap salin
Toko dan UMKM
“Buat website untuk [nama toko], toko [jenis produk] di [kota]. Produk andalan [produk] mulai Rp[harga]. Target [pembeli]. Keunggulan [bahan, garansi, pengiriman]. Gaya [hangat/minimalis], warna [warna]. Tombol utama pesan via WhatsApp.”
Jasa lokal
“Buat website [jenis jasa] di [kota] untuk area [kecamatan]. Layanan [daftar layanan] dengan harga mulai [harga]. Pelanggan biasanya [siapa] yang butuh [masalah]. Keunggulan [datang ke lokasi, garansi, pengalaman X tahun]. Tombol utama panggil teknisi via WhatsApp.”
Company profile
“Buat company profile untuk [nama perusahaan], bergerak di [bidang] sejak [tahun]. Layanan [daftar]. Klien kami umumnya [industri]. Tampilkan visi singkat, layanan, alasan memilih, dan kontak. Gaya profesional, warna [warna]. Tombol utama minta penawaran.”
Baca juga: Cara Membuat Website Tanpa Coding: 7 Langkah dari Nol sampai Online

Portfolio
“Buat portfolio untuk [nama], [profesi] dengan spesialisasi [bidang]. Tampilkan 6 proyek dengan deskripsi singkat, keahlian, dan cara bekerja sama. Gaya bersih dan modern. Tombol utama diskusi proyek.”
Event dan seminar
“Buat halaman event [nama acara] pada [tanggal] di [lokasi atau online]. Pembicara [nama dan keahlian]. Materi [poin]. Harga tiket [harga], kuota [jumlah]. Tampilkan jadwal, pembicara, FAQ, dan tombol daftar.”
Landing page iklan
“Buat landing page untuk promo [produk] dengan diskon [x] sampai [tanggal]. Target [audiens iklan]. Satu tujuan saja: klik WhatsApp. Tampilkan manfaat, bukti, harga, dan batas waktu. Tanpa menu navigasi.” Prinsip struktur landing page iklan bisa kamu dalami di panduan pengalaman halaman landing dari Google Ads.
Butuh AI website builder? Lihat paket, contoh hasil kerja, dan rincian harganya dulu sebelum memutuskan.
Lihat paket →Perintah revisi yang efektif
- “Ringkas judul hero menjadi maksimal 8 kata, tonjolkan manfaat.”
- “Tambahkan section FAQ berisi 5 pertanyaan tentang harga dan pengiriman.”
- “Ubah nada bahasa jadi lebih santai, pakai sapaan kamu.”
- “Pindahkan testimoni ke atas section harga.”
Simpan prompt terbaikmu
Setelah menemukan prompt membuat website yang menghasilkan draf bagus, simpan di catatan. Prompt yang sama bisa dipakai lagi saat membuat halaman promo musiman atau situs untuk cabang baru.
Perbarui prompt membuat website itu setiap kali ada perubahan harga, layanan, atau target pelanggan, supaya draf berikutnya langsung akurat.
Baca juga: Google Bisnis Tidak Muncul di Maps? 8 Penyebab dan Cara Memperbaikinya (2026)
FAQ Seputar prompt membuat website
Apakah prompt harus panjang?
Tidak harus panjang, tetapi harus spesifik. Tiga sampai lima kalimat berisi fakta biasanya sudah cukup.
Boleh menulis dalam bahasa Indonesia sehari-hari?
Boleh. Tulis seperti menjelaskan bisnismu ke teman. Yang penting faktanya lengkap.
Bagaimana kalau hasil pertama kurang cocok?
Jangan mulai dari nol. Beri perintah revisi bertahap per section sampai sesuai.
Coba salah satu prompt ini langsung di AI website builder Bikinwebsite.co. Draf website jadi dalam hitungan menit, siap kamu sempurnakan lalu publish.



